Senin, 04 November 2013

Mall atau Taman Kota?

Kota Tangerang merupakan salah satu kota industri terbesar di Banten. Hal ini mengakibatkan lingkungan menjadi tercemar, khususnya polusi udara. Biasanya polusi ini dihasilkan oleh asap-asap pabrik yang berada di daerah Tangerang. Oleh sebab itu dibutuhkan penanggulangan dari polusi udara tersebut, salah satunya dengan membuat taman kota. Memang di kota Tangerang sudah memiliki beberapa taman kota, misalnya saja yang berada di daerah Cipondoh dan Daan Mogot. Akan tetapi taman kota yang sudah tersedia tidak dipelihara dan dirawat dengan baik, sehingga tidak bisa dimanfaatkan dan digunakan secara maksimal. Padahal, ditinjau dari fungsinya, pohon dan tanaman berguna untuk mengikat karbondioksida yang tercemar diudara dan mengeluarkan oksigen baru sehingga menghasilkan udara yang bersih.

Di samping itu, taman kota juga bisa dijadikan sebagai tempat wisata untuk para wisatawan baik dari dalam kota ataupun luar kota sebagai taman bermain dan tempat berolahraga santai seperti jogging. Selain yang telah disebutkan, taman kota juga memiliki peran kecil sebagai penambah devisa kota. Biasanya, untuk masuk ke dalam taman kota diberlakukan harga tiket masuk. Meskipun tak seberapa, tapi itu juga mempengaruhi sedikit penambahan untuk devisa kota. Memang jika dibandingkan dengan mall, taman kota hanya memiliki peranan kecil dalam penambahan devisa kota. Mall-lah yang memiliki peranan sangat besar untuk penambahan devisa kota. Dengan adanya pembangunan mall di kota Tangerang, pendapatan Kota Tangerang akan semakin bertambah, karena lahan-lahan yang di pakai untuk membuka usaha di mall tersebut akan dikenakan pajak yang akan masuk ke dalam kantung Devisa Kota Tangerang.

Belakangan ini, mall juga merupakan salah satu tempat yang lebih banyak dipilih oleh masyarakat sekitar sebagai tempat hiburan. Mall juga bisa menjadi magnet untuk menarik para pendatang dari luar kota. Namun dalam pembangunan mall lebih banyak menggunakan lahan yang luas yang sebenarnya lahan luas tersebut bisa dijadikan sebagai tempat penghijauan di kota tangerang yang lebih bisa bermanfaat untuk menanggulangi polusi udara.

“Saya pikir Tangerang lebih membutuhkan taman kota dibanding Mall, karena tidak semua orang suka berpergian ke Mall. Sebagian orang berpikir kalau pergi ke Mall itu harus membawa uang yang lebih. Sedangkan semua orang bisa pergi ke taman kota. Selain biaya masuknya yang murah, taman kota juga bisa untuk bersantai dengan keluarga.” Menurut Imam, salah satu pengunjung mall. Berbeda dengan pendapat Jodi, pengunjung lainnya di Mall yang sama, “Sepertinya mall lebih dibutuhkan di Tangerang. Dilihat dari penduduk yang semakin bertambah, maka keberadaan mall sangat dibutuhkan, karena mall memudahkan mereka untuk membeli kebutuhan hidup.”

Sebenarnya keberadan mall dan taman kota sama-sama sangat dibutuhkan oleh kota Tangerang. Di satu sisi taman kota dibutuhkan untuk menanggulangi polusi udara, sedangkan di sisi lain mall dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. Jadi, harus adanya keseimbangan pembagian lahan anatara pembangunan mall dan taman kota.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar